KOMUNIKASI PRODUKTIF PADA ANAK
LEVEL 1 BUNDA SAYANG
INSTITUT IBU PROFESIONAL
Jumat, 21 september 2018
Oleh: Aisyah Muzakkir
Bunsay#4/ Kelas Online Sulawesi
Target: Observasi
Mengenai observasi untuk ananda Aufa
Saya sering sebagai orang tua mengobservasi apa yang akan saya ucapkan buat anakku, kecuali kalau saat saya emosi banget, yaaaah kadang juga saya kalap, karena saya hanya manusia biasa. Todak untuk ditiru yah bund
Tapij jangankalap terus juga, kasian anak-anak. Bisa jadi, Anak itu mencontoh kalapnya alias tantrum orang tuanya. Biasa kita gak sadar, ternyata orang tua lebih tantrum dari pada anaknya...naudzu billahi min dzalik
Ada resepnya supaya ga kalap sama anak, baca istighfar dan menjauhkan sejenak dari anak. Ini yang ampuh menurut saya.
Jadi Kakak Aufa itu suka nangis, wajar yah namanya anak-anak. Tapi emang sih bawaan lahirnya kakak Aufa itu suka nangis, jadi kalimat yang sering kami gunakan "kakak Aufa nangis ya, cerita yang pelan-pelan dulu sama ummi"
Kalau anak lagi tantrum agak susah yah di ajak ngomong. Tunggu sampai anak nangisnya reda dulu. Baru deh bisa cerita. Saya malah sering, kalau kakak Aufa nangis, saya menjauh dari dia. Atau suruh kakak Aufa masuk kamar, Supaya di bisa tumpahkan segala tangisannya di tembok 😅. Iyah di tembok aja yah nak, kalau dah reda. Biasanya dia datang meluk aku tuh😍😍😍, unnch so sweet banget...hehehe
Jadi sebenarnya kalau mau dapat anaknya unch gitu, harus tahan emosi yah, saya juga masih proses belajar menghadapi tantrum lebay alaynya si anak 😂
# hari10
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar