Jumat, 09 Maret 2018

Terapi Peluk

meluuk memungkinkan kita untuk menghidupkan sensor cinta untuk orang tersayang kita.
Memeluuk memungkinkan kita untuk menyamankan diri sendiri lewat sentuhan fisik dengan orang tercinta.
Memeluuk memungkinkan kita untuk menyampaikan bahasa cinta yang paling terasa.
Memeluuk tidak memungkinkan kita untuk saling berteriak, saling membentak, atau saling memarahi meski sedikit saja.
Memeluuk membantu kita melepas emosi yang menjalari pikiran dan jiwa kita.

Jadi, ayo peluuk orang-orang tercinta kita apapun keadaannya.
Peluk ketika merasa senang. Peluk ketika merasa sedih. Bahkan peluk ketika merasa marah. Dan rasakanlah sensasi emotional healing nya. 😊

Fb : Novika Amelia

(sumber : Grup parenting)

Sabar

Bila Sabar Usai. 

Sabar itu memang lelah.. 
Lelah dalam upaya, bukan berarti lantas melemah.. 

Sabar itu tidak mengeluh.. 
Sebab keluhan tak akan pernah menyelesaikan masalah.. 

Sesuatu t'lah terjadi.. 
Dan tugas kita mendaya gunakan segenap potensi.. 

Lalu sampai kapan bersabar? 

Tentu hingga kali pertama kaki menapaki surga.. 

Kala itu Malaikat menyambut dengan ucapan: 

سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ 

“Selamat sejahtera atasmu dengan sebab kesabaranmu.” 

Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu" (QS Ar-Ra'd: 24) 

@sahabatilmu